Sabtu, 09 Maret 2013

Ketika Itu Hujan

hujan menimang-nimang ku, menyanyikan lagu tidur untukku.
kilatan-kilatan itu memaksaku memejamkan mata dan menyembunyikan kepalaku di bawah bantal.
dalam selimut terpaksa aku menggulung diri menahan dingin.
hujan mengantarkanku kepada pelukannya yang menghangatkanku.
dalam hatiku, ku merindu mu, cinta hangat mu.

hujan mengantarkanku ke depan pintu kamarmu.
membangunkanmu dari mimpimu.
hujan membuat aku menegak secangkir susu cokelat buatanmu.
jemarimu menggapai aku.

hujan..
itu hujan..
entah berapa kali lagi akan terjadi.
hujan yang turun bersama kawanannya.
mengajak perang diriku yang sedang mengadu nasib.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar