Minggu, 08 Februari 2015

Review: Papa to Musume no Nanokakan (2007)

Papa to Musume no Nanokakan artinya adalah Tujuh Hari Papa dan Putrinya.


Cast:
Tachi Hiroshi as Kawahara Kyoichiro
Aragaki Yui as Kawahara Koume
Kato Shigeaki as Osugi Kenta
dll.


Hooray! Setelah sekian lama pending mau nge-review dorama ini, akhirnya lanjut juga (^ u ^)

Yup, dari judul dan gambarnya kayaknya udah ketahuan, nih. Tujuh hari ayah dan putrinya.
Kawahara Koume, seorang siswi SMA yang sedang berbunga-bunga hatinya. Layaknya gadis remaja di masa puber pertamanya, Koume sedang jatuh cinta pada sang kakak kelas, Kenta. Masa -masa PDKT dengan si senpai dan bertingkah layaknya seorang remaja putri pada umumnya. Tetapi, Koume punya masalah di keluarganya. Ia tidak akur dengan ayahnya. Ya, layaknya seorang remaja putri, ia tidak ingin dekat-dekat ayahnya yang terlihat seperti lelaki tua yang penampilan dan pikirannya "kolot".

Suatu hari, ketika Koume mengunjungi rumah neneknya di perkampungan yang dalam, pulangnya ia hanya pergi berdua dengan ayahnya naik kereta. Itu.. karena Koume harus sekolah dan ayahnya harus kerja. Mereka duduk berjauhan. Sebelum pulang, ayahnya, -sebut saja Papa- diberi oleh-oleh oleh ibunya, buah momo. Buah momo itu dianggap memiliki kekuatan yang dapat mengabulkan permohonan yang memakannya. Di kereta, akhirnya Papa berusaha untuk memperbaiki hubungannya dengan sang putri. Ia mengajak Koume untuk makan buah momo bersama. Namun, tiba-tiba kereta yang mereka tumpangi itu kecelakaan sedang mereka dalam posisi berpelukan sambil menyebut nama masing-masing. "Koume~", "Papa~"

Koume dan Papa tersadar di sebuah ruang rumah sakit. Mereka mendapatkan luka ringan sehingga mereka bisa langsung pulang. Tapi... Kenapa Papa ada di tubuh Koume dan Koume ada di tubuh Papa???

-----------------------------------------------------------------------------------

Jeng! Jeng!
Ini adalah awal mula cerita ini dimulai. Siapa yang sangka bahwa cara untuk mengembalikan hubungan antara Koume dan Papa adalah dengan menukar tubuh mereka??

Papa yang serba "kolot" ini dipaksa untuk bisa bertingkah layaknya seorang siswi SMA, dan Koume yang girly ini harus berperan sebagai Papa dengan urusan kerja yang rumit. Selain itu.. apa? Ma.. Mandi?
"Papa! Jangan berani-beraninya ngintip tubuhku!
Eh? Gimana dengan cinta Koume pada kak Kenta? Eh? Rekan kerja Papa ada yang naksir sama Papa? Koume! Papa! "AAAAAAAAAAAAAAAAA!!!"

----------------------------------------------------------------------------------

Di sini ke-abnormal-an sang tokoh diuji habis-habisan. hehehe. Salut deh, terutama sama Tachi Hiroshi dan Aragaki Yui. Pokoknya dorama ini sukses bikin aku merasa dokidoki. Hehe

Otanoshimini~ (^ u ^)//

Tidak ada komentar:

Posting Komentar