Jumat, 13 Mei 2016

Meuse dan Kamu

Di Meuse, dimana semua dimulai. Dengan liputan pemandangan oranye musim gugur yang tenang. Di saat aliran Meuse begitu tenang, sebuah hati yang menggantung pada sebuah jembatan di Vise jatuh dan memecah arus menjadi berombak. Kemudian Meuse menampakkan hati itu ke permukaan dan membawanya pergi. Setiap rintangan yang dilalui pasti akan berbeda, tetapi sang hati tetap berada pada Meuse yang tenang. Perjalanan yang panjang mungkin meninggalkan luka, tapi setiap goresan luka pada hati itu mengukir sebuah nama padanya. Ukiran indah yang akan selalu ada di sana. Ukiran yang sang hati pun tak mampu menghapusnya. MEUSE.

Seperti hati ini yang jatuh ke arus kehidupanmu, mengoyakmu, dan membuat kau berontak. Namun, kemudian kau terus membawa aku dalam kehidupanmu. Semua masalah yang hadir membuat hatiku semakin yakin bahwa itu kamu. Kamu yang ada untuk bersamaku. Kini di hatiku telah terukir sebuah nama yang semakin hari semakin jelas. Nama yang terukir sejak sebuah cincin melingkar di jarimu. Ya, nama itu adalah namamu, MERLYN.

With love,
Lucas.

Karya: Mariska A. Setiabudi
2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar